Pentingnya mencuci buah dan sayuran


Catering Surabaya - Tahukah anda di mana kentang, jeruk dan tomat tumbuh? Selain buah dan sayuran organik, buah dan sayuran tumbuh di lahan yang banyak terdapat pestisida dan herbisida. Meskipun residu pestisida pada buah dan sayuran dianggap berada pada tingkat yang aman untuk konsumsi manusia, tetapi apakah Anda benar-benar ingin jika tambahan bahan kimia ada pada makanan Anda?

Buah dan sayuran setelah siap panen akan diolah oleh tangan yang berbeda, mulai  dari di ladang dan kebun, kemudian di gudang penyimpanan, hingga akhirnya di toko atau supermarket.  Bakteri seperti Listeria, Salmonella dan E. Coli, mungkin bersembunyi pada buah dan sayuran, baik itu yang tumbuh secara organik ataupun yang tumbuh secara konvensional. Semua bakteri  inilah yang menjadi  penyebab dari berbagai penyakit karena buah dan sayuran tersebut belum dicuci sebelumnya.

Anda membutuhkan buah-buah segar dan sayuran untuk dikonsumsi, tetapi tidak termasuk serangga, bahan kimia dan bakteri yang datang bersama dengan buah dan sayur tersebut.  Jadi pastikan Anda mencuci buah dan sayuran sebelum Anda memakannya.




Bagaimana mencuci buah dan sayur yang baik?Mulailah dengan menjaga kebersihan dapur, kulkas, peralatan masak dan peralatan makan.
  1. Selalu cuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan setiap menyentuh buah dan sayuran.
  2. Jauhkan sayuran segar, buah-buahan dan sayuran dari daging mentah untuk menghindari kontaminasi silang.
  3. Pilihlah buah dan sayuran yang masih tampak bagus ketika Anda berbelanja. Hindari  yang sudah memar, berjamur dan lembek.
  4. Cuci buah dan sayuran hanya jika anda akan segera  memakan atau memasaknya. Buah dan sayuran memiliki lapisan alami yang menjaga kelembaban di dalam, dan mencuci akan membuatnya cepat rusak.
  5. Cuci semua paket buah-buahan dan sayuran, bahkan jika label bertuliskan “sudahdicuci”.
  6. Cuci semua bagian dari buah-buahan dan sayuran, meskipun bagian tersebut tidak anda makan. Bakteri dapat hidup pada kulit jeruk atau kulit mentimun.  Misalnya, meskipun Anda sudah mengupas kulit tersebut dan  melemparkannya di tempat sampah, bakteri tetap dapat ditransfer dari luar buah atau sayuran melalui pisau yang Anda gunakan untuk memotong, kemudian ke bagian-bagian yang akan Anda makan.
  7. Cucilah buah-buahan dan sayuran di bawah air mengalir. Jangan menggunakan sabun, deterjen, pemutih atau bahan kimia lainnya untuk membersihkan, karena bahan kimia ini hanya akan meninggalkan residu ke buah dan sayuran yang akan anda konsumsi.
  8. Produk semprot atau cuci yang dijual di pasaran untuk membersihkan sayuran sebenarnya tidak lebih baik dari pembersihan secara menyeluruh dengan menggunakan air biasa, jadi jangan buang uang Anda untuk membelinya.
  9. Buah-buahan dan sayuran yang memiliki tekstur kulit keras, seperti apel dan kentang, dapat digosok dengan menggunakan sikat sayuran, kemudian bilas dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran dan residu.
  10. Buang daun paling luar dari selada dan kubis, kemudian bilas sisa daun yang ada dengan air.
  11. Bilas berry dan buah-buahan kecil lainnya secara menyeluruh dan dapat membersihkan dengan menggunakan wadah
Ingatlah bahwa buah-buahan dan sayuran yang anda beli mungkin terlihat bersih, tapi Anda tidak bisa melihat bakteri atau bahan kimia yang ada didalamnya. Buah-buahan dan sayuran masih perlu dicuci sebelum dikonsumsi atau disuguhkan kepada keluarga. Hal ini sangat penting untuk buah dan sayuran yang dimakan mentah. Bagi segelintir orang hal ini tidak menjadi perhatian penting, tetapi bagi kami yang bergerak di bidang catering Surabaya, ini adalah prioritas yang kami kedepankan.  

No comments:

Post a Comment